Beban ini membuatku sesak
Terbujur kaku dengan dunia masa depan
Tanpa gerak dan langkah terurai
Selalu menyisakan tanya dalam angan
Hati ini palsu merasa
Otak ini terguncang daam pikir
Keringat in sia-sia meluncur
Jiwaku penuh nisbi
Hanya mampu menjawab intimidasi
Dengan anggukan penuh lirih
Seolah jadi idaman terpatri
Tanpa tahu menyisakan luka hati
Semua berbaur tanpa arah
Persetujuan dengan tercabiknya hati
Berontak dengan sebuah kata “ya”
Tak kan tahu bagaiman akhirnya
Perhelatan raga dan jiwa
Antara sedih ataukah bahagia
*12 Oktober 2009*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar